Tentang Video Animasi Explainer

Apa itu video explainer?

Video explainer atau animasi explainer adalah video animasi berdurasi pendek yang diproduksi dengan tujuan supaya audiens mudah memahami ide atau gagasan dari pembuat serta membujuk mereka untuk melakukan tindakan. Yang membedakan antara video explainer dan video animasi explainer adalah komponen visualnya. Jika berupa ilustrasi yang dianimasikan, maka disebut video animasi explainer. Jika bukan, maka disebut video explainer. Biasanya, di awal dan di akhir video tersebut disertai kalimat ajakan atau call to action supaya audiens melakukan tindakan yang sesuai dengan yang diarahkan konten video.

Baca juga: Cara Menentukan Kata Pemicu yang Tepat untuk Video Explainermu

Selain berpacu dengan ide kompleks, video explainer juga berpacu dengan waktu. Mengingat keputusan audiens untuk terus menonton video atau tidak berada di delapan detik pertama. Sebisa mungkin durasi video tidak membuat audiens merasa mengorbankan banyak waktu di sana. Video Explainer juga harus mengemas ide dalam bentuk visual yang menarik, audio yang jelas, dan teks yang tidak terlalu banyak. Harapannya, video tersebut bisa mengilustrasikan ide kompleks menjadi lebih sederhana, menarik, bermakna dan lebih mudah dimengerti.

Baca juga: Pertimbangan Menentukan Durasi Video yang Tepat

Mengapa harus menggunakan video explainer?

Isyarat visual dan pendengaran (audiovisual) jauh lebih kuat dari pada teks. Hingga saat ini video masih menjadi media dengan komponen paling lengkap dibanding media lainnya – audio, visual, dan teks. Dengan kombinasi visual, voice-over atau suara latar, dan teks deskriptif singkat, video explainer menjadi lebih efisien dari segi waktu, pemahaman, dan retensi. Hal itu tidak hanya berlaku sebagai media pembelajaran, tetapi juga untuk media iklan lembaga, brand, ataupun organisasi. Oleh karena itu, penting sekali bagi suatu mereka untuk memiliki video explainer. Melihat karakter audiens yang secara umum lebih menyukai video dibanding membaca satu halaman teks. Fyi menonton video satu menit setara dengan membaca 1,8 juta kata.

80-90% informasi visual dipahami oleh otak secara natural – Jensen (pengarang buku “Brain-Base Learning”)

Dari segi penggunaanya-pun, tidak perlu kamu khawatirkan lagi. Video explainer ini tidak akan mangkrak – tidak berguna – di perangkatmu begitu saja. Kamu bisa menggunakannya di berbagai media sosialmu, seperti di landing page, email marketing, feed instagram, youtube, dan masih banyak lagi. Kamu cukup mempertimbangkan rasio video agar sesuai dengan platform yang akan kamu gunakan.

Baca juga: Kenali Aspek Rasio Video yang Ideal untuk Berbagai Media Sosialmu

Hingga kini, video masih menjadi jenis iklan yang paling cepat berkembang di internet, dan masih menjadi trend bisnis yang terus dijalankan. Berdasarkan hasil penelitian animoto.com, 64% keputusan audiens untuk melakukan tindakan dipengaruhi oleh video yang disajikan oleh lembaga atau perusahaan. Kamu bisa membayangkan betapa powerfulnya video ini.

Komponen penting video explainer

  1. Skript video

Skript video adalah narasi yang akan dibaca oleh voice-over talent. Naskah tersebut berisi penjelasan, persuasi, dan ajakan untuk audiens. Skript tersebut akan menjadi panduan pembuatan video explainer, mulai dari penentuan durasi, ilustrasi, backsound, dan komponen penunjang lainnya. Jadi jangan main-main dengan proses pembuatan skript atau naskah video, karena skript video adalah jantung produksi videomu.

Baca juga: 4 Tips Menulis Skript Video yang Efektif

  1. Gambar atau ilustrasi

Komponen selanjutnya adalah komponen visual – ilustrasi atau gambar. Tujuan penambahan visual adalah untuk menyempurnakan skript, terkadang ada hal yang hanya bisa dijelaskan oleh produk visual untuk menghemat durasi video.

Gunakan visualisasi yang sesuai pada video explainer yang akan kamu buat. Jika memang berbasis animasi, maka gunakan ilustrasi yang cocok dianimasikan, bukan gambar yang diambil dari kamera. Sebaiknya gunakan ilustrasi yang tidak terlalu rumit atau terlalu kaya supaya tidak mendistraksi atensi audiens.

  1. Voice over atau suara latar

Skript video yang telah kamu buat tadi kemudian direkam sebagai penunjang komponen audio. Hasil rekaman tersebut bisa dikombinasikan dengan backsound untuk mempengaruhi psikologis audiens. Jangan asal ya, pilih backsound sesuai dengan target audiens video explainermu.

Baca juga: Ketahui Bagaimana Musik Mempengaruhi Psikologi Audiens

  1. Filming atau Editing

Filming atau editing adalah proses sinkronisasi komponen audio dan visual, serta penambahan teks bila diperlukan. Pada proses ini juga dilakukan evaluasi komponen, jika ada yang tidak sempurna, maka harus diulangi. Proses filming akan menjadi proses akhir yang menentukan kualitas video. Simpelnya, jika sinkronisasi tidak tepat, maka tujuan dari video explainer berpeluang besar tidak tersampaikan. Bagaimanapun, otak manusia memiliki fitur harmonisasi yang natural. Kalau videomu tidak harmoni atau tidak sinkron, peluang untuk diabaikan akan semakin besar.

Kelebihan video explainer

  1. Audiovisual sensor

  2. Informasi atau pesan lebih cepat diproses oleh otak

  3. Dapat digunakan pada hampir semua platform media sosial dan mudah dibagikan

  4. Menaikan SEO

  5. Meningkatkan retensi audiens

Kekurangan video explainer

  1. Membutuhkan biaya bila menggunakan jasa

  2. Cepat outdate sehingga perlu diperbarui dalam kurun waktu tertentu

Jenis-jenis video explainer

Sebenarnya, video explainer tidak melulu berupa video animasi. Bisa juga berupa video orang menjelaskan sesuatu. Tapi apakah itu cukup menarik? Kamu bisa menjawabnya sendiri hehe. Berikut adalah jenis-jenis video animasi explainer yang diproduksi oleh ilustrasi.id (perhatikan: video animasi explainer, bukan video explainer)

  1. Animasi 2D

Animasi 2D adalah animasi yang dibuat dari ilustrasi 2D – memiliki sumbu (x) dan (y), tanpa sumbu ruang (y). Contoh animasi 2D yang terkenal adalah Spoengbob Square Pants, Tom and Jerry dan semacamnya. Trend saat ini, animasi explainer menggunakan flat illustration yang dianimasikan. Kalau kamu pengguna facebook, pasti sering menjumpai ilustrasi jenis ini.

Whiteboard animation atau video papan tulis adalah video animasi menggambar di papan tulis yang dilengkapi dengan suara latar. Video jenis ini mempertahankan atensi audiensnya dengan gerakan tangan – sebagai pointer.

Ada beberapa jenis video lainnya yang bisa kamu gunakan sebagai video explainer, seperti animasi siluet, animasi grafis, motion graphic, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Jenis-Jenis Animasi dan Contohnya

Itulah sederet informasi tentang video explainer. Pada intinya, video explainer adalah video apapun yang digunakan untuk menjelaskan sesuatu, sedangkan video animasi explainer adalah video explainer berbasis animasi yang digunakan untuk menjelaskan sesuatu. Video animasi explainer bisa digunakan untuk media pembelajaran, iklan layanan masyarakat, media marketing, dan masih banyak lagi.

Jangan lupa mampir ke portofolio ilustrasi.id dengan klik di sini ya.

Semoga informasinya bermanfaat.

Sakti

Tim ilustrasi.id